Kenali Gejala dan Penyebab Kanker Darah

  • SumoMe

Sebelum membahas mengenai gejala dan penyebab kanker darah, perlu diketahui terlebih dahulu definisi dari kanker darah. Kanker darah atau yang biasa dikenal dengan leukemia ini merupakan salah satu penyakit mematikan lainnya. Semua jenis kanker awalnya dikarenakan darah yang dibentuk dari sel-sel dan jaringan lainnya. Normalnya sel-sel akan tumbuh dan juga membelah, yang akan membentuk sel baru saat tubuh membutuhkan sel tersebut. Lalu sel-sel tersebut akan menjadi tua dan mati. Maka sel yang baru akan menggantikan sel-sel yang telah mati tersebut. Pada kasus tersebut, sumsum tulang belakang menghasilkan jumlah sel darah putih yang tidak normal yang lalu disebut dengan sel leukemia.

Sel-sel leukemia bekerja secara normal, akan tetapi kemudian mendesak sel darah putih, sel darah merah, dan platelet yang normal. Sehingga membuat fungsi kerja darah menjadi terbebani. Tetapi terkadang, proses yang berjalan teratur ini menjadi salah. Sel-sel baru terus terbentuk saat tubuh tidak membutuhkannya dan sel-sel yang sudah tua dan yang seharusnya mati tetapi tidak mati. Saat itulah kanker darah muncul. Hingga sekarang ini penyebab kanker darah belum bisa diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor yang diduga menjadi pemicu timbulnya kanker darah.

Penyebab kanker darah yang pertama adalah karena sering terkena radiasi, terutama para pegawai radiologi yang sering terkena radiasi tidak sedikit yang terjangkit kanker darah. Selain itu penyebab kanker darah lainnya adalah leukemogenik yang dapat meningkatkan frekuensi leukemia. Leukemogenik merupakan zat kimia seperti bahan kimia industri (insektisida), benzena, dan obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi. Penderita Down Syndrome juga memiliki tingkat rentan terkena kanker darah 20 kali lipat lebih besar daripada orang normal. Ada beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan seseorang terkena kanker darah. Seperti virus leukemia feline, retrovirus, HTLV-1.

Selain penyebab kanker darah, gejala kanker darah juga sangat penting diketahui sejak dini supaya dapat langsung mendapatkan penanganan. Gejala kanker darah umumnya dirasakan tiap penderita berbeda-beda. Akan tetapi, secara umum gejala kanker dapat diambil kesimpulan. Beberapa di antaranya yang pertama, penderita sering terkena anemia. Penderita menjadi lebih cepat lelah, nafasnya cepat, dan pucat. Penderita bernafas dengan cepat dikarenakan pasokan sel darah merah berada di bawah normal sehingga membuat kekurangan oksigen.

Penderita juga bisa mengalami pendarahan karena sel pembeku darah tidak berproduksi secara wajar dan didominasi oleh sel darah putih. Sehingga penderita mudah mengalami pendarahan pada jaringan kulit. Penderita juga mudah terkena infeksi virus atau bakteri yang dikarenakan sel darah putih tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan, penderita dengan sendirinya mengeluhkan demam dan batuk serta keluarnya cairan putih dari hidung. Selain itu, penderita juga sering merasa nyeri tulang dan di persendian serta di perut. Penderita juga kemungkinan terkena pembengkakan pada kelenjar limpa yang terjadi di bawah lengan, dada, leher, atau lainnya. Setelah mengetahui penyebab kanker darah dan gejalanya, selanjutnya kita ketahui tentang cara pengobatan untuk kanker darah.

Cara Pengobatan Kanker Darah

Setelah mengetahui penyebab kanker darah dan gejalanya, selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara pengobatan untuk kanker darah. Sebagian orang yang divonis mengidap kanker darah tidak sedikit yang merasa putus asa mengetahui bahwa penyakit kanker sampai sekarang belum ada obatnya. Namun tidak sedikit pula orang yang sembuh dari kanker karena berkat kegigihannya dalam memerangi rasa putus asa untuk sembuh. Sebenarnya, ada beberapa metode pengobatan kanker darah yang bisa dilakukan. Metode tersebut terdapat 2 jenis, yaitu pengobatan kanker darah konvensional dan alternatif.

Untuk pengobatan kanker darah konvensional macam-macamnya yaitu kemoterapi, terapi biologi, dan transplantasi sel induk. Kemoterapi memiliki banyak macam cara yaitu seperti melakukan penyuntikan di intravena ataupun di pembuluh darah balik, penyuntikan langsung di cairan cerebrospinal, dan lain-lain. Akan tetapi, kemoterapi terdapat beberapa efek samping yang ditimbulkan pada pasien penderita sehingga banyak pasien yang enggan melakukan kemoterapi. Namun pengobatan ini adalah optional yang mana pasien ingin melakukan pengobatan kemoterapi atau tidak.

Demikian ulasan mengenai penyebab kanker darah beserta gejala dan pengobatannya. Semoga ulasan ini bermanfaat.