Mengenali Gejala Kanker Nasofaring

  • SumoMe

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Ada berbagai macam kanker yang dapat menyerang tubuh, diantaranya kanker otak, kanker getah bening, dan berbagai jenis kanker lainnya. Ada salah satu jenis kanker yang saat ini belum banyak diketahui oleh orang yaitu kanker nasofaring. Kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang tidak terlalu mematikan namun tentu saja harus diwaspadai. Kanker Nasofaring atau yang disingkat NPC merupakan kanker yang menyerang hidung bagian dalam. Gejala kanker nasofaring ini dapat dikenali dari adanya gangguan di sekitar hidung dan tenggorokan. NPC merupakan salah satu jenis kanker yang unik dan dibahas secara terpisah dengan leher dan juga kepala.

Penyebab terjadinya kanker nasofaring sampai sekarang belum jelas. Belum ada yang dapat menemukan apa penyebab pasti dari penyakit kanker hidung ini. Banyak ahli yang berpendapat bahwa kanker nasofaring disebabkan oleh virus Epstein bar. Gejala kanker nasofaring ini dapat diidentifikasi sejak dini, dengan pengenalan gejala-gejala awal dari kanker nasofaring. Gejala awal yang biasa timbul dari kanker nasofaring ini adalah terjadinya gangguan pada telinga. Telinga akan terasa berdengung dan penuh. Jika Anda mengalami gangguan telinga yang seperti ini langsung saja untuk memeriksakannya ke dokter THT.

Selain telinga berdengung, gejala kanker nasofaring dapat juga ditandai dengan seringnya mimisan. Mimisan atau keluarnya darah dari hidung tanpa sebab yang jelas bisa saja merupakan salah satu gejala awal dari kanker nasofaring ini. Gejala lainnya dari kanker nasofaring ini adalah dahak atau lendir yang keluar dari mulut bercampur dengan darah. Jika kanker nasofaring Anda sudah stadium atas gejala yang dapat timbul dapat berupa benjolan atau pembengkakan pada leher yang disebabkan oleh bengkaknya kelenjar getah bening. Jika stadium sudah mencapai stadium akhir gejala yang timbul dapat berupa rasa nyeri pada tulang dan juga mudah lelah.

Gejala kanker nasofaring tidak akan timbul jika tidak ada sebabnya. Ada banyak sebab Anda dapat terjangkit kanker nasofaring ini, salah satunya adalah faktor genetik. Anda yang mempunyai keturunan penyakit kanker nasofaring akan lebih mudah terjangkit kanker ini. Namun bagi Anda yang tidak mempunyai faktor genetik harus tetap waspada. Salah satu penyebab terjadinya kanker nasofaring adalah asap. Terlalu sering menghirup asap industri ataupun asap pembakaran lainnya dapat menyebabkan kanker nasofaring ini. Selain itu, kanker nasofaring juga dapat timbul karena banyak makan makanan berpengawet yang diasapkan. Kanker ini juga disebabkan karena terlalu sering kontak langsung dengan unggas tanpa menggunakan masker.

Pengobatan Kanker Nasofaring Setelah Mengetahui Gejala Kanker Nasofaring

Kanker nasofaring lebih beresiko pada pria. Penelitian membuktikan bahwa pria lebih beresiko terjangkit kanker nasofaring dibandingkan dengan wanita. Selain gender, ras juga berpengaruh, ras melayu dan Cina lebih beresiko untuk menderita kanker nasofaring ini. Sedangkan untuk ras kulit putih jarang ditemukan kasus kanker hidung ini. Ras India dan juga ras timur tengah mempunyai resiko yang sedang untuk terjangkit kanker nasofaring ini. Gejala kanker nasofaring ini sering timbul dan tidak dihiraukan oleh banyak orang karena gejalanya yang mungkin sepele. Untuk menghindari kanker nasofaring ini segeralah memeriksakan diri jika terjadi sesuatu yang janggal pada hidung dan telinga Anda.

Pengobatan kanker nasofaring dapat dilakukan dengan berbagai hal tergantung dari tingkat stadium kanker yang diderita. Jika kanker yang diderita masih pada stadium awal maka pengobatan yang disarankan adalah radioterapi. Radioterapi ini merupakan salah satu metode pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan sinar energi tinggi untuk membunuh sel kanker. Radioterapi ini dilakukan hanya pada area dimana sel kanker ini tumbuh dan tidak mempengaruhi sel-sel lainnya. Jika gejala kanker nasofaring yang timbul segeralah untuk melakukan pemeriksaan agar pengobatan yang dijalani lebih ringan dan kanker nasofaring dapat disembuhkan.

Kombinasi pengobatan radioterapi dan kemoterapi akan dilakukan jika gejala kanker nasofaring sudah parah atau kanker sudah mencapai stadium atas. Selain kemoterapi dan radioterapi pembedahan juga diperlukan jika kanker terus saja tumbuh. Pembedahan ini juga dapat dilakukan jika terjadi pembengkakan pada kelenjar lainnya pada leher. Namun pengobatan yang dilakukan ini juga harus melihat faktor dari kondisi pasien dan juga stadium dari kanker nasofaring.