Mengenali Gejala Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan merupakan salah satu jenis penyakit yang harus di waspadai. Apalagi kanker ini menyerang tenggorokan. Bila terserang kanker tenggorokan maka akan susah untuk menelan makanan atau minuman. Sehingga tubuh akan sulit untuk diasupi makanan. Gejala kanker tenggorokan biasanya sangat mudah terlihat, seperti mulai tumbuh benjolan kecil di leher. Benjolan ini akan sangat nampak pada leher kita. Sebenarnya penyakit ini sangat jarang terjadi di Indonesia, namun lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena jika hanya mencegah akan sangat mudah dilakukan dan tubuh pun akan sehat selalu. Namun apabila sudah terserang gejala awal tersebut sebaiknya diobati agar tidak terlalu jauh penyakit tersebut berkembang.

Gejala kanker tenggorokan yang muncul sebenarnya bervariasi, tergantung dengan jenis kanker tenggorokan itu sendiri. Kanker bisa saja muncul melalui peradangan pada tenggorokan. Radang ini biasa disebut dengan amandel. Dari amandel yang terus membesar dan semakin sulit untuk disembuhkan, maka dapat semakin membesar dan akan menyebabkan kanker. Oleh sebab itu, sebaiknya jika sudah terlanjur terkena radang tenggorokan sebaiknya hindari makanan yang akan memicu perkembangan radang tersebut. Mulai dari radang tersebut saja sebenarnya mulai terasa sulit untuk mengkonsumsi makanan. Coba bayangkan apabila sampai terkena kanker, maka proses menelan makanan pun akan semakin sulit dan asupan gizi pun akan semakin sedikit.

Gejala kanker tenggorokan lainnya yaitu seperti mulai berubahnya suara seseorang. Biasanya perubahan suara akan terjadi bila sedang terkena flu. Pada saat terkena flu tersebut, kita akan menyepelekan, namun terkadang tanpa disadari hal tersebut merupakan salah satu gejala yang menunjukkan bahwa akan terjadi kanker tenggorokan. Harus kita ketahui bahwa apabila sedang terkena flu dan suara berubah, perubahan tersebut tidak akan berlangsung lama. Jadi jika dalam waktu seminggu suara tak kunjung kembali, sebaiknya periksakan ke dokter agar dapat mengetahui sebab suara tersebut menghilang. Perubahan fisik yang akan sangat terlihat jelas ada di bagian kepala, leher dan hidung.

Kebanyakan gejala kanker tenggorokan yang terasa sama seperti sakit biasa yang tidak terlalu serius. Sehingga banyak orang yang mengabaikan gejala ini, sampai suatu saat ditemukan bahwa ternyata hal tersebut adalah gejala-gejala terjadi kanker. Oleh sebab itu sebaiknya selalu waspada agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari. Gejala yang cukup serius bisa ditandai dengan adanya darah yang keluar dari tenggorokan pada saat batuk. Rasa sakit yang dirasakan tenggorokan juga sangat mengganggu, apalagi jika sedang batuk. Jika hal tersebut berlangsung lama, sebaiknya periksakan ke dokter agar dapat penanganan lebih lanjut.

Pencegahan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan dapat dicegah sebelum terjadi penyakit tersebut. Biasanya sakit tenggorokan disebabkan oleh sering merokok, mengkonsumsi minuman keras, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung pengawet, hingga minuman yang mengandung pemanis buatan. Bagi seorang perokok, mungkin bila sehari saja tidak merokok merasa ada yang kurang. Namun harus diketahui bahwa rokok juga menjadi salah satu penyebab terjadinya gejala kanker tenggorokan. Sehingga lebih baik untuk mengurangi resiko terkena kanker, maka kurangi juga rokok Anda. Karena asap rokok mengandung nikotin yang cukup membahayakan. Bahkan bukan untuk tenggorokan saja, tubuh pun bila terlalu banyak mengkonsumsi rokok tidak baik.

Mungkin sebagian orang di Indonesia jarang yang mengkonsumsi minuman keras. Namun pada kenyataannya, masih ada saja orang yang mengkonsumsi minuman keras untuk kebutuhan pribadi. Alkohol dapat digunakan untuk obat luar, namun bila di minum alkohol berubah menjadi sumber gejala kanker tenggorokan. Sebenarnya akan lebih baik bila menerapkan pola hidup sehat. Agar tubuh tetap sehat dan penyakit pun tidak akan masuk ke dalam tubuh. Selain itu, mengkonsumsi makanan yang berbahan pengawet sangat tidak baik untuk tubuh. Saat makan, tenggorokan merupakan proses kedua yang harus dilalui setelah makanan tersebut dikunyah. Oleh sebab itu, lebih baik melakukan pencegahan kanker tenggorokan dengan mengurangi mengkonsumsi makanan tersebut.

Selain itu, saat ini sudah banyak beredar minuman yang menggunakan pemanis buatan. Pemanis tersebut dibuat dengan menggunakan bibit gula. Sehingga minuman tersebut terasa sangat manis walaupun menggunakan sedikit pemanis buatan. Akan lebih baik jika sedang haus, minum air putih yang cukup banyak. Sehingga tidak memberi celah untuk gejala kanker tenggorokan tersebut masuk ke dalam tenggorokan. Maka tenggorokan pun akan terasa lebih baik. Minum air putih juga dapat membuat organ tubuh lain menjadi sangat sehat. Karena air putih dapat menetralisir tubuh dari bakteri-bakteri dan virus terhadap penyakit. Banyak minum air putih dapat menjadi salah satu cara pencegahan kanker tenggorokan.