Waspada!!! Gejala Kanker Pankreas Mengancam

  • SumoMe

Pankreas adalah salah satu organ yang penting peranannya dalam sistem pencernaan. Salah satu kontribusi pentingnya adalah memecah gula menjadi energi sehingga tidak secara terus-menerus diangkut oleh darah. Bisakah Anda bayangkan apa yang akan terjadi jika pankreas rusak? Kerusakan kecil pada pankreas bisa mengakibatkan Anda terkena penyakit diabetes atau penyakit kencing manis. Lalu bagaimana jika pankreas mengandung sel kanker yang merusak? Metabolisme tubuh akan kacau, itulah yang terjadi jika pankreas Anda terkena kanker. Organ-organ yang lain juga akan berangsur-angsur rusak akibat tingginya gula dalam darah. Gejala kanker pankreas sangat ditakuti oleh masyarakat mengingat gangguan seperti diabetes saja sudah membuat banyak orang di Indonesia menjadi gusar.

Kanker pankreas masih langka terjadi di dunia. Belum ada penelitian yang bisa menentukan faktor pemicu kanker pankreas secara pasti. Hal ini membuat penilaian masyarakat terhadap penyakit ini sangat rendah. Padahal tingkat penderita diabetes di Indonesia cukup besar. Gejala kanker pankreas sangatlah samar dan bahkan tidak terlalu terlihat, terutama pada seseorang yang juga mengidap diabetes. Penyakit ini tergolong dalam penyakit mematikan, karena Anda tidak akan pernah menyangka sedang mengidap kanker saat Anda merasa masih bisa berdiri tegak. Umumnya penderita kanker pankreas tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit tersebut dikarenakan bentuk pankreas yang kecil dan tersembunyi di dalam tubuh.

Kanker pankreas bisa menyerang siapa saja. Mulai dari status sosial yang tinggi sampai menengah pun memiliki potensi yang sama besar mengidap penyakit ini. Salah satu faktor pencetus yang perlu Anda hindari adalah kegemukan. Tubuh yang gemuk mengandung banyak lemak yang tertimbun. Lemak ini bisa saja banyak menempel pada pankreas yang akhirnya menghalangi dan memberatkan kerja pankreas. Ketika pankreas mengalami kerusakan, akan terjadi peningkatan jumlah gula dalam darah dan menurunkan sedrastis berat badan Anda. Hal ini bisa menjadi gejala kanker pankreas awal yang dapat Anda deteksi sendiri.

Penyebab lain seperti merokok, kurangnya konsumsi buah dan sayur, dan faktor keturunan dapat meningkatkan kemungkinan Anda terserang penyakit ini. Ditemukan bahwa 5%-10% seseorang yang memiliki riwayat kanker pankreas dalam keluarganya juga terkena dengan kanker yang sama. Gejala kanker pankreas sangat sulit dibedakan dengan gejala yang ada pada penderita diabetes. Untuk itu bagi penderita diabetes perlu Anda waspadai mengenai perkembangan kesehatan pankreas Anda pada dokter. Konsultasi ini sangat penting untuk menentukan apakah Anda termasuk orang yang beresiko atau tidak untuk terserang kanker pankreas.

Pengobatan pada penderita pankreas umumnya akan disesuaikan dengan stadium serta penyebab kanker pankreas itu muncul. Kedua pertimbangan ini biasanya akan menghasilkan kesimpulan pengobatan yaitu pembedahan dan dilakukannya adjuvant therapy. Pembedahan ini dilakukan untuk mengangkat sel kanker serta pengambilan sample sel untuk kebutuhan pengobatan pasien lebih lanjut yang diteliti di laboratorium. Adjuvant therapy merupakan perpaduan dari dua terapi, yakni kemoterapi dan radioterapi. Kedua terapi ini digabungkan untuk tujuan membunuh sel kanker sampai dibagian terkecilnya dengan harapan gejala kanker pankreas tidak akan muncul kembali. Selain itu, dokter akan memberikan obat khusus untuk kepentingan penyembuhan penderita.

Kanker pankreas memang tidak bisa kita prediksi kapan akan muncul ke permukaan. Yang bisa Anda lakukan sebagai langkah awal pencegahan adalah melakukan perubahan kebiasaan diet dan pola hidup sehat. Karena kanker pankreas bisa terjadi akibat pola makan yang tidak sehat dan kebiasaan yang salah terus dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi minuman keras, makan makanan berlemak, dan kurangnya olahraga bisa memicu timbulnya kanker pankreas. Sel-sel karsinogen dalam tubuh Anda dapat Anda hambat pertumbuhannya dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur seperti seledri dan mengurangi konsumsi daging merah dalam menu makanan sehari-hari Anda.

Penyebab Utama Kanker Pankreas

Minuman keras merupakan pemicu terjadinya kanker pankreas, namun tidak bisa dinyatakan langsung sebagai penyebab utama kanker pankreas. Meminum minuman keras dapat mengakibatkan rusaknya organ-organ pencernaan sebagai salah satu predisposisi gejala kanker pankreas. Dengan mengkonsumsi minuman keras secara berlebih dalam jangka waktu yang lama dapat merangsang penyakit pancreasitis kronik muncul. Pankreasitis kronis merupakan salah satu penyebab kanker pankreas. Namun pankreasitis kronis akibat meminum minuman keras tidak terbukti meningkatkan resiko terjadinya kanker pankreas. Satu penelitian lain yang datang dari sudut pandang berbeda menemukan bahwa, pengkonsumsian minuman keras sejak usia dini dapat meningkatkan resiko kanker organ pencernaan. Kedua penelitian ini masih terus diuji kembali untuk memperoleh jawaban pasti seputar kontroversi minuman keras sebagai penyebab kanker.

Mengetahui penyebab dan gejala kanker pankreas sedini mungkin akan memotivasi Anda untuk selalu menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda.